Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda SDN Pademangan Barat 03

Upacara peringatan hari sumpah pemuda yang ke 95 tahun 2023 dilaksanakan hari Senin ,30 Oktober 2023 di SDN Pademangan Barat 011 .Sebagai pembina upacara yaitu  pak Ambrosiur Bardi ,petugas upacara dari peserta didik Pademangan Barat 011.
Semua peserta upacara mengikuti upacara dengan khidmat .
Tema peringatan hari sumpah tahun ini adalah Bersama Majukan Indonesia .Tema tersebut mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadikan budaya gotong royong dan tolong menolong sebagai unsur penting dalam national charakter building .
Manfaat sumpah pemuda bagi kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini selain menumbuhkan sikap cinta tanah air juga meningkatkan persatuan .Sumpah pemuda melahirkan kesepakatan untuk bersatu meskipun bangsa ini memiliki beragam suku ,agama dan budaya .

Berikut sejarah sumpah pemuda Hari Sumpah Pemuda diperingati setiap 28 Oktober oleh bangsa Indonesia. Sebelum ditetapkan sebagai peringatan tahunan, Sumpah Pemuda mempunyai sejarah yang panjang.

Berikut catatan sejarah  Sumpah Pemuda yang digagas kelompok Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia (PPPI).

Sejarah Sumpah Pemuda

Warga menyaksikan diorama di Museum Sumpah Pemuda. Jakarta, Kamis, 28 Oktober 2021. CNN Indonesia/Adhi WicaksonoIlustrasi. Sejarah singkat Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober 

Sejarah Sumpah Pemuda dilatarbelakangi oleh kondisi Republik Indonesia yang mana saat itu masih dalam masa penjajahan Belanda.

Dalam kondisi tersebut, para pemuda dari kelompok pelajar di Indonesia sepakat untuk mendirikan organisasi bernama Indonesische Student Bond atau PPPI pada 1926.

Kelompok PPPI ini terdiri dari para pemuda terpelajar yang menempuh pendidikan di Stovia, Technische Hoogeschool te Bandoeng (THS), dan Rechtshogeschool te Batavia (RHS).

Mereka semua mempunyai visi dan misi sama, bahwa kawanan penjajah yang mengekang Indonesia bisa disingkirkan dengan kekuatan serta persatuan semangat pemuda bangsa.

Kongres Pemuda I

Pada 30 April hingga 2 Mei 1926 Kongres Pemuda mulai gelar, yaitu pertemuan kelompok para pemuda Indonesia dalam skala nasional.

Pertemuan tersebut disebut sebagai Kongres Pemuda I dan berlangsung di Kawasan Lapangan Banteng, Jakarta.

Maksud dan tujuan pertemuan itu untuk membahas strategi, serta menyampaikan gagasan terkait cara membebaskan diri dari penjajah.

Tak hanya itu, para pemuda ini turut mempertimbangkan banyak hal. Mulai dari peran perempuan dalam merebut kemerdekaan, agama, hingga bahasa persatuan bagi Indonesia.

Kongres Pemuda II

Masih tentang sejarah singkat Sumpah Pemuda, di Kongres Pemuda I hasil pertemuan tersebut masih belum menemukan titik terang untuk bisa lepas dari genggaman penjajah.

Berlanjut di Kongres Pemuda II yang berlangsung pada 27-28 Oktober 1928. Pertemuan kali ini diselenggarakan di tiga tempat, dengan konsentrasi pembahasan yang berbeda.

  1. 27 Oktober 1928 Kongres Pemuda II dilaksanakan di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Kongres ini mengurai pembahasan soal sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan, sebagai unsur persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia.
  2. 28 Oktober 1928 Kongres Pemuda II kembali berlanjut di Gedung Oost-Java Bioscoop, dengan pembahasan tentang pendidikan. Masih di tanggal sama tetapi berada di tempat berbeda yaitu di Gedung Indonesische Clubhuis Kramat. Pembahasan di tempat ini sudah lebih mengerucut, soal nasionalisme, demokrasi, dan isi rumusan satu visi.
Isi Sumpah Pemuda

Setelah semua pembahasan di Kongres Pemuda II ditetapkan, para pemuda ini sama-sama memperdengarkan lagu Indonesia Raya karya Wage Rudolf Supratman.

Lagu tersebut menjadi sesi penutup dari kongres, sekaligus pembuka untuk mendeklarasikan rumusan hasil kongres yang disebut Sumpah Setia atau Sumpah Pemuda.

Pertama: Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.

Kedua: Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Ketiga: Kami poetra dan poetri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Tokoh-Tokoh Sumpah Pemuda

Proses di balik lahirnya Sumpah Pemuda melibatkan banyak tokoh pemuda dari pelbagai kalangan. Mereka semua ada yang bertindak sebagai panitia hingga pemimpin kongres.

Adapun tokoh-tokoh Sumpah Pemuda adalah sebagai berikut:

  1. Sugondo Joyopuspito
  2. Mohammad Yamin
  3. Wage Rudolf Supratman
  4. Amir Syarifuddin Harapan
  5. Joko Marsaid
  6. Sie Kong Lian
  7. Sarmidi Mangunsarkoro
  8. Nona Purnomowulan
  9. Johannes Leimena
  10. Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo
  11. Kasman Singodimedjo
  12. Mohammad Roem
  13. Adnan Kapau Gani

Itulah sejarah singkat Sumpah Pemuda yang ditetapkan pada 28 Oktober 1928, dan akan selalu diperingati sampai kapan pun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEMARAK HGN 2025 DI PABANOGA

Kegiatan Ekstrakurikuler SDN Pademangan Barat 03 Tahun Pelajaran 2023/ 2024

Kegiatan Pemberian Multivitamin dalam Rangka Pencegahan ISPA di SDN Pademangan Barat 03