SEMARAK HGN 2025 DI PABANOGA
SEMARAK HARI GURU NASIONAL DI SDN PADEMANGAN BARAT 03 TAHUN 2025
Pagi Ceria, Selasa 25 November 2025 di SDN Pademangan Barat 03 sudah berkumpul Guru-guru, murid-murid, dan orang tua murid yang mengantarkan anaknya. Acara Hari Guru Nasional (HGN) sebagai berikut : (1) Upacara pengibaran bendera Merah Putih (2) Penampilan guru-guru (3) Tukar Kado Guru-guru (4) Kegiatan Final perlombaan dari kelas 1 sampai kelas 6. Dalam kegiatan upacara kali ada yang berbeda, petugas upacara Hari Guru Nasional adalah Nurhidayat (Pembina Upacara), Nur Basuki Ramadhan (Pemimpin upacara), Sukarti (Protokol), Taufik (Pemimpin barisan paling kanan dan Sie Dokumentasi), Dewi Gustini (Pembaca UUD 1945), Ambrosius Bardi (Pembawa teks pancasila), Suratmi (Dirigent), Rahmat Sukiyawan, Ucu Joharudin, Dede Ikhawanudin, Agus Saparudin, Rangga Sulthon Aulia, Nanda Fredy Pradana, (Pengibar bendera), dan Do'a oleh Ahmad Sodri. Acara juga dimeriahkan oleh team paduan suara dan ekskul angklung. Upacara sangat Khidmat dan sangat berkesan.
Acara selanjutnya adalah Tukar Kado bagi Guru-guru dan final perlombaan untuk murid-murid. Bagi kelas 1 Lomba Mewarnai dengan Koordinatornya ibu Eka Nila Tresna, kelas 2 Lomba Mendongeng dengan koordinator Ibu Sri Rokhaniah, kelas 3 Lomba Puisi dengan koordinator Ibu Deulis Haryanti, kelas 4 Lomba Menggambar dengan koordinator Ibu Jurahmawati, kelas 5 Lomba Menulis Cerita dengan koordinator Pak Hadi Supriadi, dan kelas 6 Lomba membuat poster dengan koordinator ibu Lilis Sulastri.
Dalam amatnya menteri pendidikan yang dibacakan oleh pembina upacara mengatakan Sebagai insan yang beriman dan bertakwa, marilah kita bersyukur atas semua nikmat, rahmat, dan pertolongan Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, yang dianugerahkan kepada kita dan bangsa Indonesia. Alhamdulillah kita semua sehat wal afiat, bangsa dan negara Indonesia tetap bersatu, kokoh, dan kuat. Pemerintah juga akan memberikan beasiswa bagi guru yang belum menyelesaikan pendidikan dan terus meningkatkan kualitas dan kuantitas guru-guru secara bertahap dan berkesinambungan.
Di era digital dan dunia global, tugas guru semakin berat. Guru dihadapkan pada tantangan kehidupan yang semakin hedonis dan materialistis dimana kebahagiaan dan penghargaan atas manusia dihargai sebatas kepemilikan dan kesenangan material. Guru juga dihadapkan pada tantangan sosial, budaya, moral, politik, tuntutan masyarakat yang kian tinggi, dan apresiasi yang rendah. Ada sebagian guru yang mengalami tekanan material, sosial, mental, dan berhadapan dengan aparatur penegak hukum. Kondisi demikian harus diakhiri. Guru harus tampil lebih percaya diri dan berwibawa di hadapan para murid. Untuk melindungi para guru, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia. Isi kesepahaman antara lain penyelesaian damai (restorative justice) bagi guru yang bermasalah dengan murid, orang tua, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam hal-hal yang berkaitan dengan tugas mendidik.
Final Lomba menulis cerita pendek kelas V (lima) dilaksanakan di ruang meeting Pabanoga dengan peserta juara 1,2,3 dan Harapan 1,2,3 setiap kelas.
Inilah Juara Lomba Menulis Cerita (Cerpen)



Komentar
Posting Komentar